Pencanangan Desa Juru Banu Sebagai Kampung KB

By 06 Okt 2016, 09:01:09 WIBKesehatan

Pencanangan Desa Juru Banu Sebagai Kampung KB

Desa Juru Banu yang terletak di Kecamatan Paju Epat merupakan sebuah desa yang terletak dia pinggir aliran sungai Barito dengan luas 188,4 hektar yang mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Dengan jumlah penduduk sebanyak 655 jiwa, jumlah peserta KB aktif di desa ini masih dibawah 60% dari pasangan usia subur. Ketertinggalan tersebut menjadikan Desa Juru Banu terpilih menjadi desa yang dicanangkan oleh Pemkab Bartim sebagai Kampung KB. Bupati Barito Timur, AMPERA AY. MEBAS secara langsung meresmikan Pencanangan Desa Juru Banu sebagai Kampung KB pada Rabu (25/05) bertempat di Lapangan SD Juru Banu, Kec. Paju Epat. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kab. Bartim, Wakil Bupati Bartim, Ketua GOW Kab. Bartim, FKPD, Ketua Bhayangkari Cab. Bartim, Sekda, seluruh Kepala SKPD/Badan/Kantor, perwakilan dari BKKBN Pusat, Kepala BKKBN Prov Kalteng, Damang, Mantir Adat dan undangan lainnya.

Dalam laporan Ketua Panitia kegiatan, Ir. CHARIA ENI, M.AP mengatakan pencanangan Kampung KB ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui peran pemerintah, swasta dan juga masyarakat guna membangun masyarakat yang sejahtera. Direktur Perencanaan Kependudukan BKKBN Pusat RI, Dra. Camnah Wahyuni, MBA mengungkapkan apresiasinya atas dukungan dari Bupati, Sekda hingga Kepala Adat terhadap kegiatan ini. Sebagai desa yang letaknya di pinggiran sungai, belum mendapat aliran listrik dan sanitasinya kurang memadai maka pemilihan Desa Juru Banu sebagai Kampung KB dianggap sangat tepat. Lebih lanjut Chamnah mengungkapkan bahwa kegiatan pencanangan akan dilanjutkan ke tahapan evaluasi berkala. “Melalui laporan dan hasil peninjauan lapangan teknis terkait, perkembangan desa setiap tiga hingga enam bulan terus dipantau dan dicatat,” ujarnya. Sementara pada saat meresmikan kegiatan ini Bupati Bartim, AMPERA AY MEBAS mengatakan, “output pencanangan harus membawa harapan baru untuk program KB, serta meningkatkan keterpaduan tiap sub sector pembangunan demi terwujudnya keluarga kecil berkualitas,” Untuk ke depannya Ampera menambahkan akan membentuk Kampung KB di setiap kecamatan. (TLD,red)


Lihat semua komentar

Beri Komentar

Banner Iklan 2

Logon Fan Page

Poling

Pendapat anda tentang keterbukaan informasi publik?
  Penting
  Kurang Penting
  Tidak Penting
  Tidak tahu