Kemenlu RI Kumpulkan Diyat Rp200 Miliar Sepanjang 2015

By 12 Jan 2016, 14:28:02 WIBInternasional

Kemenlu RI Kumpulkan Diyat Rp200 Miliar Sepanjang 2015

Jakarta: Sepanjang tahun 2015, Kementerian Luar Negeri telah membantu warga negara Indonesia di luar negeri untuk mendapatkan hak-haknya melalui diyat. 

Diyat adalah uang ganti rugi yang harus dibayar seseorang kepada korban dalam kasus kriminal, kekerasan, kecelakaan dan lainnya.

Menurut Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, di tahun 2015, RI telah membantu salah satu korban kecelakaan lalu lintas yang disia-siakan haknya selama beberapa saat dengan jumlah diyat sebesar Rp400 juta.

"Ini adalah satu dari sekian ratus diyat yang berhasil kita upayakan. Saat ibu Menlu melakukan pidato tahunannya, beliau menceritakan bahwa selama 2015 kita sudah berhasil membantu mengupayakan diyat dan kompensasi mau pun gaji tak dibayar berjumlah Rp 192 miliar dari 19 perwakilan. Yang kira-kira memiliki total Rp200 miliar yang berhasil diupayakan," ujar Iqbal saat ditemui di tempat makan di bilangan Jakarta Pusat, Senin, (11/01/2016).

Menurutnya, hal ini sebanding dengan alokasi dana sebesar Rp30 miliar untuk 16 pengacara yang disewa untuk membantu permasalahan diyat WNI.

"Alokasi dana Rp30 miliar untuk 16 pengacara yang dapat menghasilkan Rp200 miliar, baguslah," ucap Iqbal.

Angka itu pun menurut Iqbal belum akurat. Pasalnya, ada beberapa permasalahan kecil yang masih dapat diselesaikan melalui negosiasi dan mediasi tak dicatatkan.

"Jumlah Rp200 miliar yang kita masukkan adalah yang membutuhkan dana ekstra, seperti lakukan intervensi melalui Pengadilan Ketenagakerjaan Umum hingga membutuhkan pengacara. Semoga tahun depan keliatan grafiknya bisa naik," kata dia.

Oleh sebab itu, tahun depan Kemenlu akan berupaya melakukan pencatatan secara menyeluruh terkait diyat dan kasus WNI di luar negeri.

sumber : http://internasional.metrotvnews.com/read/2016/01/11/469208/kemenlu-ri-kumpulkan-diyat-rp200-miliar-sepanjang-2015


Lihat semua komentar

Beri Komentar

Banner Iklan 2

Logon Fan Page

Poling

Pendapat anda tentang keterbukaan informasi publik?
  Penting
  Kurang Penting
  Tidak Penting
  Tidak tahu